Seminar Regional JFP: Revitalisasi Peran Perencana dan Kapasitas Instansi Perencanaan

Bandung-Media Perencana AP2I News. Sebagai respon terhadap implementasi PP 11 tahun 2017, Pusbindiklatren-Bappenas bekerjasama dengan Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia (AP2I) melaksanakan  Seminar Regional Jabatan Fungsional Perencana dengan Tema: Revitasliasai Peran Perencana dan Kapasitas Instansi Perencanan. Ada tiga topik utama yang dibahas dalam diskusi panel, yaitu Sinergi Antara Pembina JFP dengan AP2I, Implikasi Penerapan PP 11/2017 terhadap Pengembangan Kompetensi Perencana, dan Mekanisme dan Kedudukan JFP dan Struktural. Hadir sebagai Pembicara Seminar Regional adalah: Ketua Umum PN AP2I (Dr. Haryanto), Kepala Pusbindiklatren (Nur Hygiawati Rahayu, PhD), Kepala Bappeda Prov. Jawa Barat ( Ir. H. Yerry Yanuar, MM), Perwakilan BKN, LAN RI, dan Sekda Prov. Riau (Ahmad Hijazi). Hadir dalam acara seminar diantaranya para pengurus inti PN AP2I dan AP2I Komisariat, serta sekitar 600 Anggota AP2I (JFP dan non JFP, termasuk peserta undangan khusus). AP2I adalah organisasi profesi para perencana pamerintah dibawah Pembinaan Instansi Pembina JFP (Bappenas). Keberadaan AP2I merupakan amanat PP 11 tahun 2017. Dengan amanat ini, berarti para Instansi Pembina JF berkewajiban memberikan fasilitasi  dukungan bagi organisasi profesi untuk memerankan tugas utamanya yaitu menegakkan kode etik dan tugas advokasi. Sinergi antara AP2I dan instansi pembina perencana merupakan sebuah keniscayaan agar peran yang diberikan tidak overlapping; namun saling mengisikan. Instansi Pembina bertugas membina perencana, sedangkan AP2I bertugas penegakan kode etik dan advokasi terhadap karir para perencana.   Semoga kesimpulan seminar akan memberikan rekomendasi yang dapat segera ditindaklanjuti oleh masing–masing institusi sesuai perannya. Salam Perencana-Red.8

ok9

2

3

5

Share Button

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar